Sabtu, 09 Mei 2009

Berlian Dari Negeri Kelantan

Beberapa pekan lalu ALLAH SAW memberikan kesempatan kepada saya melalui Dangau Aulia untuk mengunjungi Negeri Kelantan di Malaysia, negeri yang terkenal dengan sebutan serambi Mekkah ini begitu banyak memberikan pelajaran buat saya, walaupun sebenarnya sudah beberapa kali mengunjunginya akan tetapi tetap saja selalu ada hal yang baru yang membuat hati ini terkesima dibuatnya.

Negeri Kelantan Darul Naim merupakan salah satu negeri dari 13 negeri yang ada di Malaysia. Negeri ini luasnya sekitar 14.922 Km2 dari luas Malaysia keseluruhan 336.700Km2. Negeri Kelantan kaya akan sumber asli yang merupakan pendapatan utama penduduknya. Di Kelantan ada 10 jajahan pentadbiran , kalau di Indonesia kita sebut kabupaten, pentadbiran Kota Bharu, Pasir Mas, Tumpat, Pasir Puteh, Bachok, Kuala Krai, Machong, Tanah Merah, Jeli dan Gua Musang. Jumlah penduduk Negeri Kelantan mencapai 1,4 juta jiwa terdiri dari bangsa Melayu, Cina, India dan Siyam. Karena sebagian besar daerahnya terletak ditepi laut maka daerah ini relative identik dengan suhu yang panas, suhu rata-rata berkisar 21°C - 32°C.

Di Malaysia, Kelantan terkenal dengan Negeri yang mayoritas penduduknya taat beribadah karena negeri ini masih menjadikan Islam sebagai sandaran Perundang undangan. Negeri yang dipimpin oleh seorang ulama kharismatik ini mampu untuk menangkal bebagai macam upaya westernisasi yang gencar dilakukan oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab.

Udara panas Kelantan langsung terasa ketika saya keluar dari pesawat yang membawa kami terbang dari Kuala Lumpur, udara dan suasana yang khas, suasana daerah pesisir yang kental nuansa keislaman. Malam itu kami di jemput oleh beberapa orang sahabat yang ada di Kelantan, keramahan mereka membuat rasa penat perjalanan ini hilang, semangat dakwah terpancar dari wajah mereka yang otomatis menggerakkan hati kami untuk lebih semangat lagi, karena memang seperti biasa tujuan kami datang ke Negeri Serambi Mekkah ini murni untuk kegiatan dakwah, kali ini kami diberi amanah untuk mencoba berbagi ilmu dengan sahabat sahabat yang ada di Kelantan dengan cara mengajarkan mereka metode baca Alquran terbaru yang kami beri nama metode Al Jauhar, metode yang insyaALLAH membantu seseorang untuk bisa membaca Alquran dalam waktu enam jam walaupun dia sebelumnya tidak mengenal sama sekali huruf arab alias buta huruf Alquran.

Metode cepat belajar Alquran Al Jauhar merupakan terobosan baru dalam dunia pengajaran Alquran, metode ini menitik beratkan pada kesamaan huruf arab dan huruf latin, sehingga peserta didik yang sudah hafal huruf latin akan dengan sangat mudah menghafal huruf arab dan dengan bantuan dari tim Al Jauhar maka peserta didik akan cepat mengetahui rumus membaca Alquran.

Kegiatan pelatihan kami kali ini di Negeri Kelantan termasuk sangat mengejutkan karena ternyata peserta yang hadir terdiri dari berbagai elemen, ada pendidik, pekerja, aktivis social, kalangan pemerintahan bahkan ada peserta yang berasal dari suku asli yang biasa mereka sebut suku anak dalam. Alhamdulilah pelatihan berjalan baik, bahkan dalam setiap sesinya kami mendapatkan pengalaman yang sangat berharga dari saudara saudara kami di negeri Kelantan.

Keikhlasan, ya keikhlasan itu yang selalu terlihat dalam setiap perjalanan kegiatan ini, mulai dari penyelenggara yang dalam hal ini langsung ditangani oleh beliau yang kami hormati Datuk Wan Arif Wan Hamzah, sungguh beliau adalah sosok yang sangat luar biasa dalam perjuangan dakwah ini, beliau memang tidak terlalu pandai dalam hal agama atau bahkan beliau tidak piawai berbicara seperti layaknya para ustadz akan tetapi keikhlasan dan kedermawanan beliau ketika beribadah dengan harta, ilmu dan kekuasaannya perlu menjadi teladan para dai yang mungkin saat ini baru pada tataran menyampaikan saja, satu yg membuat beliau terus tetap bersemangat, beliau ingin semua penduduk Kelantan bisa baca Alquran dengan lancer, beliau sanggup berkorban apapun, subhanallah.

Di wajah pesertapun tersirat bahwa jauhnya jarak yang mereka tempuh bukan menjadi penghalang untuk menuntut ilmu, berbeda status social juga bukan rintangan, disana ada satpam, ada tukang kebersihan, tap disana juga ada manajer, pengusaha bahkan anak datuk pun jauh jauh dari kuala lumpur datang untuk mengikuti program ini, dan ketika mereka berkumpul, tidak ada lagi sekat diantara mereka, semua khusyuk dan saling menghormati, seolah mereka satu strata tanpa ada beda. Semangat ini terus terpancar hingga akhir acara, dan sewaktu pemaparan agenda dakwah kedepan selepas pelatihan sungguh diluar dugaan kami, mereka bertambah menggebu gebu untuk bisa menjadi juru ajar agar semua orang Kelantan bisa membaca Alquran.

Selamat berjuang sahabatku, semoga ALLAH meridhoi usaha dakwah kita bersama. Amin.

ALLAHU AKBAR!!!

Manusia Bangettt.....

Selepas sholat magrib, saya duduk bersama istri, seperti biasa mencoba mengoreksi keimanan kami hari ini, Subhanallah… ternyata kami masih jauh bahkan sangat jauh dari nilai nilai yang diinginkan ALLAH, jauh dari ketaqwaan yang diharapkan ALLAH, bahkan mungkin hati ini penuh dengan kepentingan yang bukan merupakan perintah ALLAH. Hari hari ini penuh dengan kesibukan yang terkadang kita tidak tahu apakah kesibukan ini mendekatkan kita kepada ALLAH ataukah kesibukan ini hanya membuat kita jauh dari ALLAH, apakah padatnya acara kita ini untuk menambah pahala kita atau hanya sekedar untuk memuaskan hawa nafsu yang ada dalam diri ini, hanya untuk membuat kita puas, puas dan puas.

Tidak sedikit waktu yang kita yang lalui ini penuh dengan kesetresan, dihiasi dengan kecemasan bahkan ketakutan, yang membuat hidup ini sempit dan terasa semakin sempit, bukan karena kita tidak punya, bukan karena kita miskin papa. Tapi karena tidak ada kepuasan dalam hati. Subhanallah…

Marah terkadang menjadi satu satunya senjata utama, benci menjadi pemuas hati, iri dijadikan pelengkap wibawa diri, tidak boleh ada orang yang lebih dari kita, dunia mau kita rengkuh semuanya, MasyaAllah…

Begitu banyaknya keinginan kita, begitu bertumpuknya kemauan yang ada, seolah semua ingin kita gapai dan kita miliki, sampai sampai tanpa kita sadari banyak cara yang sudah ditempuh tidak sesuai dengan keinginan ALLAH, yang penting itu bisa dimiliki karena dengan itu kita merasa bisa bahagia dan orang akan memandang kita, atau kita dianggap orang yang yang terpandang, untuk menggapai itu semua apapun dikerjakan, sampai terasa lelah badan ini, tapi kenapa tidak pernah puas, Astagfirulloh…. Ternyata sudah seperti pepatah bilang, terengah engah mengejar dunia.

Kami merenung sejenak, manusia banget kami ini, begitu mudah digoyah, lalu terhempas, jauh…jauh dan semakin jauh, hanya ALLAH lah tempat kembali, hanya ALLAH lah yang bisa menetapkan hati, bukankah hanya dengan mengingat ALLAH hati ini menjadi tenang????

Tidak salah jika berusaha untuk mendapatkan dunia, bahkan itu merupakan perintah ALLAH untuk menjadikan kehidupan dunia ini menjadi bahagia, dan itu yang selalu terlontar dalam doa kita, harapan yang selalu kita panjatkan kepada Sang Maha Kaya….ALLAH SWT. Akan tetapi ketika menjadikan dunia sebagai tujuan, yang selalu mengusik hati, menghiasi mimpi, bahkan waktu habis hanya untuk itu semata atau lebih dari itu, ini yang bisa berbahaya.

Apalagi kalau itu membelokkan kita dari niat ibadah kepada ALLAH, sholat tidak lagi khusyu, zikir tidak lagi mendatangkan ketenangan, zakat tidak membuat harta menjadi lebih berkah, sholat malam menjadi susah, puasa berat, karena memang selalu yang ada dalam pikiran kita ini hanya dunia, dunia yang harus kita rengkuh semuanya, ya semuanya. Terkadang kita sudah duduk di atas mobil, tapi masih terasa susah, atau adakalanya kita sudah didalam rumah tapi masih merasa resah, betulkah ini karena dunia sudah menguasai hati kita?

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ(14)

“Dibuat indah bagi manusia kecintaan terhadap wanita wanita, anak anak, harta yang melimpah ruah dari emas, perak, kuda kuda yang baik dan binatang ternak serta tanaman tanaman, itu merupakan kenikmatan kehidupan dunia dan disisi ALLAH ada tempat kembali yang baik” QS.Ali Imron 14

Memang ternyata itu semua dibuat indah, dan dengan keindahan itu ada yang sengsara, timbul fitnah, pecah silaturahmi, keretakan keharmonisan keluarga, dan akhirnya bukan kebahagiaan yang dia dapat tapi malapetaka…

Tetapi ada yang dengan keindahan itu dia semakin sadar kalau itu hanya ujian, yang harus ia jalani dengan cerdas, dia tidak terlena, dia tidak tersiksa, dia yakin disana ada yang lebih baik, yang sudah ALLAH siapakan, dia tidak mau menukarkan janji baik ALLAH hanya dengan kenikmatan sesaat ini, yang hanya sementara ini, yang hanya beberapa tahun ini.

Semoga ALLAH menjadikan hati kita cinta kepada apa apa yang ALLAH cintai sehingga ALLAH pada akhirnya cinta kepada kita, dan memasukkan kita ke dalam golongan hambaNya yang Ia cintai.

قُلْ أَؤُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرٍ مِنْ ذَلِكُمْ لِلَّذِينَ اتَّقَوْا عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَأَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ وَرِضْوَانٌ مِنَ اللَّهِ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِالْعِبَادِ (15) [آل عمران : 14 ، 15]

“Katakanlah (wahai Muhammad) apakah aku boleh memberitakan tentang hal yang lebih baik dari itu semua (dunia) bagi mereka yang bertakwa, telah disiapkan disisi Tuhannya syurga yang dibawahnya mengalir sungai sungai, mereka kekal didalamnya, serta bagi mereka istri istri yang suci dan keridhaan dari ALLAH. Dan ALLAH Maha Mengetahui apa yang dilakukan hambaNya”

Semoga ayat ini bisa membuat hati kita menjadi lebih tenang dan lebih semangat untuk meraih ridhoNya…. Amin

Kamis, 07 Mei 2009

KASIH, SENANDUNGKAN LANTUNAN SYUKURMU

ALLAH SWT BERFIRMAN: "DAN INGATLAH KETIKA RAAB KALIAN MEMAKLUMKAN:
SUNGGUH, JIKA KALIAN BERSYUKUR, NISCAYA AKAN AKU TAMBAH NIKMATKU

KEPADA KALIAN, DAN SUNGGUH JIKA KALIAN KUFUR, SESUNGGUHNYA ADZABKU
AMAT PEDIH."
(QS. Ibrahiim: 7)

KINI BERPADULAH DUA HATI DALAM MAHLIGAI CINTA
IKATAN NAN AGUNG SEMPURNA SEBAGIAN AGAMA

ALLAH TELAH MENGHALALKANMU MENJADI PENDAMPING BAGIKU DAN KAUPUN TELAH MENGIKHLASKANKU MENJADI PENDAMPINGMU

(Nuansa)

♥♥♥♥♥

Ya ALLAH, jadikanlah aku mampu untuk bersyukur atas nikmat karunia-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada ayah bundaku, dan jadikanlah aku mampu untuk berbuat baik yang penuh keridhoan-Mu, dan berikan kepadaku keturunan yang baik, sesungguhnya aku bertaubat kepada-Mu dan sungguh aku termasuk orang yang berserah diri. Ya ALLAH, begitu besar rahmat-Mu yang engkau berikan pada kami hari ini, hambaMu yang lemah ini yang penuh dengan kesalahan dan dosa ini, masih engkau perkenankan untuk bisa menikmati anugerahmu, Ya ALLAH segala puji bagimu, karena rahmat dan ridhaMu, pada hari yang penuh makna ini, hari yang sangat bersejarah bagi kami ini, Engkau perkenankan dua hambamu mengikat tali pernikahan demi melaksanakan sunnah Nabi-Mu dan menjaga kesucian serta kehormatan sebagai makhluk-Mu.

Istriku, begitu pemurahnya ALLAH, setelah sekian lama penantian yang kita jalani, persyaratan yang harus kita lewati, akhirnya hari yang selama ini selalu kita nanti, yang senantiasa menghiasi mimpi, yang waktu kita habis untuk membicarakannya, yang orangtua dan saudara kita sibuk untuk mempersiapkannya, kita sekarang ada padanya, dihari yang telah kau pilih untuk menjadi waktu terbaik di dunia agar kita bisa mengikat janji di dalamnya, sungguh ini semua karunia dari ALLAH, karunia yang begitu berharga, tidak cukup tutur bahasa untuk mengungkapkannya, hingga air mata harus mewakilinya, lantas nikmat ALLAH yang mana lagi yang kita pungkiri.

Istriku, perasaan cemas yang selalu menghantui kita sebelum acara ini terlaksana merupakan bukti bahwa kita ini lemah, doa yang senantiasa terucap dari lisan kita berharap agar semuanya bisa berjalan sesuai rencana merupakan bukti bahwasannya tiada daya dan upaya dari kita, dan Kekuasaan ALLAH untuk bisa merealisasikannya merupakan tanda Kebesaran dan KeagunganNya, ni’mat yang ada pada kita saat ini merupakan ujian buat kita besyukurkah kita ataukah kita kufur, maka bersyukurlah dengan menjaga amanat dan kepercayaan yang ada pada kita dengan sebaik-baiknya.

Istriku, tidaklah dikatakan kita bisa bersyukur kepada ALLAH jika kita tidak bisa berterima kasih kepada manusia. Kita bisa menikmati indahnya hari ini, dengan pakaian yang begitu bagus di tempat yang begitu megah, dan segala sesuatu yang terhadir di dalamnya, bukan karena kita berdua bisa mewujudkannya, disana ada ratusan orang yang ikhlas membantu kita sebelum dan sesudah acara ini dengan tenaga dan doanya, membantu menghadirkan angan-angan kita menjadi kenyataan, terimakasih kita kepada mereka adalah kewajiban yang harus ditunaikan, semoga ketulusan mereka mengundang ketulusan ALLAH untuk memasukkanya ke dalam surgaNya.

Semoga lantunan syukur yang sederhana ini bisa mewakili ni'matNya yang begitu agung. Lisan akan selalu lemah untuk mengungkapkan besarnya anugerah yang sudah kita peroleh. Dan ALLAH Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana.

Berlian dari negeri Kelantan